Dengan nama Allah yg maha pemurah lagi maha penyayang..
hari ini, sy start balik menulis di sini..
semoga entry2 sy berguna untuk semua..
walaupun mungkin di sini tempat sy luahkan perasaan, harap pembaca2 sekalian tidak bersimpati dgn saya..
apa yg saya mohon, kalau berkaitan entry personal, mohon supaya doakn sy untuk yg terbaik..
sy tidak mahu masa kalian terbuang dgn sia2 tnpa mendapat apa2 smsa menjenguk blog ini.. huhu..
renungkan.....
Saya ingin memberikan gambaran yang lebih jelas untuk memperbandingkan siapa Allah dan siapa kita ini agar kesadaran kita menjadi lebih terbuka.
Andaikan bumi ini sebesar buah jeruk, maka manusia tak lebih besar dari debu-debu halus atau sel kulit.
Kita naikkan skala perbandingannya.
Jika matahari sebesar jeruk, maka bumi kira-kira hanya sebesar butiran nasi. Manusia, mungkin tak lebih besar dari molekul yang membentuk kulit jeruk.
Kita naikkan lagi skala perbandingannya.
Jika galaksi Bima Sakti memiliki diameter sebesar jeruk, maka matahari hanyalah sebesar debu. Bumi mungkin sebesar sel-sel kulit jeruk. Manusia hanyalah seperti elektron-elektron.
Kita naikkan lagi skala perbandingannya lebih jauh lagi.
Jika alam semesta ini yang kita kenal sekarang ini sebesar ruang keluarga Anda, maka galaksi hanya sebesar debu atau pasir. Matahari hanyalah seperti bakteri atau virus yang berterbangan di udara. Bumi mungkin hanyalah sebesar atom oksigen. Manusia? Masihkah manusia bisa disebut sebagai ada? Kita tidak ada apa-apanya di alam semesta ini, sementara Allah Sang Pencipta lebih besar dari alam semesta itu sendiri.
petikan dari "salat khusyuk itu mudah" karangan Mardibos..
siapakah kita sebenarnya? marilah sama2 kita muhasabah diri kita..
No comments:
Post a Comment